Cek Kesehatan Sebelum Ikut 4 Lomba 17-an Ini

panjat pinangSemua perlombaan khas peringatan 17 Agustus dapat kita ikuti. Tentu dengan kesadaran diri, di mana kita harus tahu riwayat kesehatan diri sendiri. Hanya karena rasa tidak enak dengan tetangga yang berpartisipasi dalam banyak lomba, kita yang memiliki riwayat penyakit tertentu memaksa diri untuk melakukan hal serupa. Ini bisa berakibat fatal.

Selain itu, ingat juga, tujuan ikut perlombaan 17 Agustus untuk bersenang-senang memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia ke-70, bukan untuk menang. Dengan seperti itu, kita pun tidak terlalu memaksakan diri, dan tentu kondisi kita pun akan baik-baik saja.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum kita mengikuti segala perlombaan 17 Agustus. Cek kesehatan sebelum ikut 4 Lomba 17-an ini :

Makan kerupuk

Makan kerupuk adalah perlombaan ringan yang bisa diikuti siapa saja. Tapi, untuk orang dengan kondisi tertentu, jangan memaksakan diri untuk menghabiskan kerupuk itu. Santai saja, yang penting kita ikut berpatisipasi dalam perayaan kemerdekaan Republik Indonesia.

Panjat pinang

Panitia harus memilih siapa saja orang yang boleh ikut lomba ini. Tentu, orang dengan riwayat vertigo, gangguan jantung, masalah pinggang, dan darah tinggi tidak boleh ikutan. Pundak dijadikan tumpuhan, tidak ada pegangan, dan risiko untuk jatuh sangat besar.

Memasukkan pulpen dalam botol

Meski terkesan gampang, tapi untuk orang dengan masalah lutut sebaiknya lebih berhati-hati. Sebab, tekanan pada lutut, bisa berakibat pada pinggang. Apalagi memasukin pulpen dalam botol membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Lomba bawa kelereng di sendok

Orang tua juga bisa ikut lomba ini. Tapi, hati-hati juga, orang tua bisa mengalami tremor. Plus, orang tua pun ada yang mengalami osteoporosis dan gangguan pada mata. Panitia harus menyiapkan lapangan yang benar-benar rata dan tidak boleh ada kerikil.

Ikuti perlombaan 17 Agustus dengan tujuan untuk bersenang-senang. Bukan untuk menang. Jika tujuan untuk menang, tentu persiapan yang harus dilakukan tidak bisa sehari atau dua hari. Dan jangan anggap remeh kondisi tubuh sendiri. Jangan sampai perlombaan yang seharusnya buat senang-senang, jadi petaka.

Facebook Comments