Ciri-ciri Penyakit Vertigo

Terkadang seringkali kita mendengar keluhan orang menyangkut vertigo. Penyakit Vertigo itu seperti apa sih? Benarkah seorang yg mengeluh mengalami vertigo itu memang lah benar vertigo? atau gejala lain? Untuk itu silakan mengenal vertigo lebih dekat, biar kita tak salah terka.

Ciri-ciri Penyakit Vertigo

Penyakit vertigo ialah gejala penyakit, yg terhadap rata-rata ditandai dengan rasa pusing & berputar. Penderita vertigo dapat merasakan sekelilingnya berputar, maka tubuhnya melayang & limbung. Vertigo yakni gangguan keseimbangan yg berlangsung didalam telinga bidang dalam, maka mengakibatkan penderita penyakit vertigo dapat merasa pusing , merasa berputar & limbung. Istilah Kata “vertigo” , berasal dari bahasa Yunani merupakan “vertere” yg berarti “memutar”. Jadi, vertigo yaitu penyakit yg diakibatkan oleh gangguan fungsi keseimbangan, maka penderita seperti merasakan lingkungan seputar yg seperti berputar, padahal badan nya sendiri tak bergerak. Gangguan keseimbangan sanggup berlangsung terhadap sentral atau perifer, atau dapat juga dikarenakan adanya kelainan terhadap telinga.

Cara mendiagnosa penyakit vertigo yg dilakukan oleh dokter dapat dilakukan dengan cara sensor ENG(Elektronistagmografi), yg dapat memastikan penyebab vertigo secara jelas.

Berikut ini gejala atau ciri-ciri penyakit vertigo, & cara buat mendiagnosa penyakit vertigo :

  1. Penderita yg mengalami vertigo bakal merasa dia atau benda disekitarnya seperti berputar-putar.
  2. Adanya gerakan mata yg abnormal, ini adalah petunjuk terdapat kelainan fungsi di telinga sektor dalam, atau adanya kelainan terhadap saraf yg menghubungkan ke otak. Gerakan mata yg cepat dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah dinamakan sebagai Nistagmus. Buat mendeteksi nistagamus sebagai penentu diagnosa vertigo, sanggup dirangsang dengan cara menggerakkan kepala si penderita penyakit vertigo secara tiba-tiba, atau secara meneteskan air dingin ke dalam telinga penderita.
  3. Buat melakukan pengujian keseimbangan terhadap penderita, penderita vertigo dapat diinstruksikan buat berdiri & berjalan dalam garis lurus, awalnya dilakukan mata terbuka setelah itu dilanjutkan dengan mata tertutup.
  4. Dapat dilakukan pula dengan tes pendengaran, yakni buat memastikan apakah ada kelainan terhadap telinga, maka memengaruhi pendengaran & keseimbangan.
  5. Lakukan sensor dengan MRI & CT scan, yakni buat meraih petunjuk kalau ada kelainan tulang & tumor yg kemungkinan menekan saraf.
  6. Mmengambil cairan dari sinus, telinga atau tulang belakang buat memastikan apakah dikarenakan adanya infeksi.
  7. Jikalau ada dugaan penurunan aliran darah ke dalam otak, maka mesti dilakukan sensor angiogram agar dapat mendeteksi apabila ada sumbatan terhadap pembuluh darah yg menuju ke otak.

Cara Mengobati Penyakit Vertigo

Penyakit vertigo dapat diobati, tapi caranya tergantung dari penyebab penyakit tersebut. Buat penyakit vertigo yg tergolong ringan, maka dapat diberikan obat pengurang vertigo. Contohnya skopolamin yg bertujuan buat mencegah terjadinya motion sickness. Wujudnya skopolamin seperti plester kulit, dengan lama kerja terhadap penggunaan bisa beberapa hari.

Cara pencegahan penyakit vertigo

Mencegah pasti lebih baik daripada mengobati, buat meminimalisir efek menderita vertigo, dapat kamu laksanakan beberapa arahan berikut :

  • Perhatikan posisi tidur yg baik, yaitu dengan posisi kepala agak tinggi. Kala bangun tidur, lakukan secara perlahan, jadi jangan sampai melakukan aktivitas spontan atau mengejutkan sehabis tidur.
  • Perhatikan pergerakan leher, terutama waktu posisi mendongak.
  • Menghindari makan berlebihan, biar tak berlangsung penimbunan lemak dalam badan yg tak dijadikan energi.
  • Vertigo dapat saja disebabkan oleh alergi, oleh sebab itu hindari makanan yg menyebabkan Kamu alergi.

 

Baca juga :

Facebook Comments