Meregangkan Otot Leher Pagi dan Sore Bisa Mengatasi Vertigo

Meregangkan Otot Leher Pagi dan Sore Bisa Mengatasi Vertigo

Obatvertigo.net – Vertigo berasal dari bahasa Yunani “vertere” yg berarti berputar. Gejala vertigo itu kepala terasa berputar walaupun badan tak bergerak. Pusing yg terasa berputar-putar itu pasti menciptakan satu orang penderita vertigo tidak mampu berbuat apa-apa. Bahkan sebahagian orang yg mengalami vertigo merasakan mual & keringat dingin.

Menurut dokter spesialis syaraf yg menangani penderita hambatan keseimbangan vertigo, Ananda SetiaBudi, SpS. dari Rumah sakit Budhi Asih Jakarta Timur, vertigo ialah penyakit yg menciptakan kepala terasa berputar yg mengganggu keseimbangan badan. “Ada dua jenis vertigo yakni vertigo subjektif di mana penderita merasa dirinya bergerak dan berputar padahal dalam kondisi diam. Yang kedua vertigo subjektif di mana penderita melihat sekeliling lingkungannya berputar,” jelasnya.

Di tempat terpisah, dr. Hardhi Pranata Sp.S dari MARS RSPAD Gatot Soebroto mejelaskan bahwa vertigo terdiri atas dua tipe. Pertama tipe perifer yang berasal dari kelainan organ telinga vestibulum yang antara lain disebabkan penyakit meniere, virus vestibuler, influenza, BPPV (Benign Paroxysmal Positional Vertigo) dan kelainan refraksi mata (silindris), atau kaca mata yang tidak cocok. Sedang tipe kedua adalah sentral, berasal dari kelainan batang otak & otak kecil seperti stroke, tumor otak, pasca cedera kepala, kelainan tulang leher (vertigo cervical).

Dokter Wahyono, SpTHT.KL dari Rumah sakit Meilia, Cibubur mengatakan, vertigo juga bisa disebabkan karena adanya gangguan pada THT (Telinga Hidung dan Tenggorokan). “Vertigo ada hubungannya dengan telinga bagian dalam. Nah telinga bagian dalam ini terdiri dari rumah siput untuk receptor pendengaran dan vesbulator untuk keseimbangannya. Jika ada gangguan sedikit saja terjadi pada bagian vesbulator tersebut maka terjadilah vertigo,” tambahnya. Tetap menurut dokter Wahyono penderita sinusitis pun mempunyai potensi mengalami vertigo.

Dokter Hardhi menyampaikan pencetus vertigo, antara lain stress mental, konflik batin, kurang tidur, atau terlampaui lama terbaring ditempat tidur, habis makan makanan berlemak, bau cat, obat obat nyamuk, atau wangi–wangian yg menyengat. Yg butuh didapati, seseorang yg menderita vertigo pula tidak jarang disertai kesukaran system otonom seperti rasa mual, muntah, keringat yg berlebihan juga pucat.  “Hal ini dikarenakan apparatus vestibular dihubungkan dengan pusat otonom dalam formation retikularis batang otak terganggu,” ungkap dokter Nanda.

Adapun sekian banyak step penanganan penderita vertigo seperti yg dikatakan dr Nanda. “Langkah pertama lakukan terapi kausal yaitu obati dulu apa penyebab dasarnya, kedua terapi simptomatik (medikamentosa), ketiga terapi fisik, kadang-kadang obat tidak banyak membantu, sehingga perlu latihan fisik vestibular. Latihan bertujuan untuk mengatasi gangguan vestibular, membiasakan atau mengadaptasi diri terhadap gangguan keseimbangan,” ucap dokter Nanda.

Sementara itu menurut dr Hardhi untuk mengatasi vertigo bisa meminum obat  golongan anti histamin seperti dimenhidrinate, betahistine, golongan calcium channel blocker Cinnarizine, dan Flunarizine. Tak hanya obat–obatan, dr Hardhi juga berbagi tips guna meringankan vertigo yaitu dengan latihan menggerakkan (stretching) otot leher seperti menunduk, menggelengkan kepala, tengadah. Atau bisa juga melakukan latihan ringan dengan bangun dari terbaring dan duduk dan kemudian terbaring kembali. Lakukan hal tersebut berulang-ulang selama 10 menit pada pagi dan sore hari.

Di ujung pembicaraan, dr Wahyono juga memberikan sedikit tips agar vertigo lebih cepat teratasi. “Jika Vertigo datang tiba – tiba menyerang, segera fokuskan pandangan pada satu benda. Hal ini membuat vertigo cepat berlalu,” pungkasnya.

Facebook Comments